Syekh Muhammad Jamil Jambek (1860/1863–1947) adalah ulama besar Minangkabau yang dikenal sebagai pembaharu Islam awal abad ke-20 dan ahli ilmu falak terkemuka. Beliau berperan penting dalam menguatkan tradisi “adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah” di Sumatera Barat.
🕌 Profil Singkat Syekh Jamil Jambek
- Nama lengkap: Syekh Muhammad Jamil Jambek (sering disebut Inyiak Jambek)
- Lahir: Bukittinggi, Sumatera Barat, sekitar tahun 1860/1863
- Wafat: 30 Desember 1947 di Bukittinggi
- Ayah: Muhammad Saleh Datuk Maleko (kepala Nagari Kurai, suku Guci)
- Ibu: Bangsawan Sunda
- Keluarga: Memiliki beberapa anak, di antaranya Zain Djambek, Abdul Bari Djambek, Zainal Abidin Djambek
- Pendidikan awal: Sekolah rendah pemerintah di Bukittinggi
- Bidang keilmuan: Fiqh, dakwah, dan ilmu falak (astronomi Islam)
🌟 Kelebihan dan Keistimewaan
Pelopor Pembaruan Islam di Minangkabau
- Syekh Jamil Jambek aktif dalam dakwah dan tabligh, menekankan penerapan Islam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Minangkabau.
- Beliau menguatkan filosofi adat Minangkabau: adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah.
Ahli Ilmu Falak (Astronomi Islam)
- Beliau dikenal sebagai pakar falak yang mampu menentukan arah kiblat dengan tepat.
- Menyusun jadwal imsakiyah Ramadhan untuk masyarakat Minangkabau.
Guru dan Pembimbing Umat
- Mengajar banyak murid yang kemudian menjadi tokoh penting di Sumatera Barat.
- Dakwahnya menekankan disiplin, ketegasan, dan penerapan syariat Islam dalam adat.
Ketekunan dalam Dakwah
- Beliau dikenal sebagai ulama yang konsisten menyampaikan ajaran Islam, meski menghadapi tantangan dari kolonial Belanda maupun adat yang tidak sesuai syariat.
Penghargaan dan Pengakuan
- Setelah wafat, beliau dikenang sebagai ulama pembaharu.
- Pada tahun 1995, pemerintah Indonesia menganugerahkan Bintang Mahaputera Utama sebagai penghargaan atas jasa-jasanya.
📌 Ringkasan dalam Tabel
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Nama | Syekh Muhammad Jamil Jambek (Inyiak Jambek) |
| Lahir | 1860/1863, Bukittinggi, Sumatera Barat |
| Wafat | 30 Desember 1947, Bukittinggi |
| Keilmuan | Fiqh, dakwah, ilmu falak |
| Kelebihan | Pelopor pembaruan Islam, ahli falak, penentu arah kiblat, penyusun imsakiyah |
| Filosofi dakwah | Adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah |
| Penghargaan | Bintang Mahaputera Utama (1995) |
✨ Catatan Penting
- Syekh Jamil Jambek adalah tokoh transisi antara tradisi adat Minangkabau dan pembaruan Islam modern.
- Keahliannya dalam ilmu falak menjadikan beliau rujukan penting dalam penentuan arah kiblat dan kalender Islam di Sumatera Barat.
- Dakwah beliau menegaskan bahwa adat harus tunduk pada syariat, sehingga memperkuat identitas Islam Minangkabau.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar