Assalamu 'alaikum wr.wb

Assalamu alaikum Wr.Wb , Selamat Datang. Terima kasih telah Mengunjungi Blog ini, Semoga ada manfaatnya bagi diri pribadi dan pembaca, amien.

“Jika tindakan Anda memberi INSPIRASI bagi orang lain untuk bermimpi lebih, belajar lebih, melakukan lebih, dan MENJADI LEBIH, Anda adalah seorang LEADER”.

(John Quincy Adams)

Kepada pengunjung yang ingin “Meng-copas” atau Men-Share tulisan yang ada di blog ini dipersilahkan.
Selamat Menikmati dan Jangan Lupa Untuk meninggalkan jejak DI SINI Ya…

Senin, 12 Januari 2026

Profil Singkat Syekh Abbas Qadhi

 Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh (1860-an – 27 Mei 1951) adalah ulama besar Minangkabau yang dikenal sebagai pembaru pendidikan Islam dan pendiri Arabiyah School. Beliau juga menjadi salah satu tokoh pendiri Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), organisasi ulama Kaum Tua di Sumatera Barat.


🕌 Profil Singkat Syekh Abbas Qadhi

  • Nama lengkap: Syekh Abbas bin Abdi Wahab bin Abdul Hakim
  • Gelar: “Qadhi” karena pernah menjabat sebagai hakim di pengadilan Hindia Belanda (Landraad Bukittinggi, 1923)
  • Lahir: Sekitar tahun 1285 H / 1860-an M di Ladang Laweh, Banuhampu, Agam, Sumatera Barat
  • Wafat: 27 Mei 1951
  • Etnis: Minangkabau
  • Pendidikan: Belajar agama pada Syekh Angku Mudo di kampungnya, kemudian melanjutkan ke Makkah
  • Keluarga: Putranya, Sirajuddin Abbas, juga menjadi ulama dan pendidik terkenal

🌟 Kelebihan dan Keistimewaan

  1. Pembaruan Pendidikan Islam

    • Setelah kembali dari Makkah, Syekh Abbas mendirikan Arabiyah School di Ladang Laweh.
    • Sekolah ini menggunakan sistem kelas dan kurikulum modern, berbeda dengan metode halaqah tradisional.
  2. Pendiri Organisasi Ulama

    • Bersama ulama Kaum Tua lainnya, beliau mendirikan Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), yang menjadi wadah ulama tradisional di Sumatera Barat.
  3. Tokoh Kaum Tua yang Berpengaruh

    • Meski dikenal sebagai ulama tradisional, beliau tetap melakukan inovasi dalam pendidikan.
    • Menjadi figur penting dalam mempertahankan ajaran Islam tradisional di tengah arus pembaruan Kaum Muda.
  4. Peran Sosial dan Politik

    • Dengan gelar “Qadhi”, beliau dipercaya menjadi hakim di pengadilan kolonial Belanda.
    • Hal ini menunjukkan pengakuan atas kapasitas intelektual dan integritas beliau.
  5. Keturunan Ulama Besar

    • Putranya, Sirajuddin Abbas, kelak menjadi ulama, pendidik, dan penulis terkenal yang melanjutkan perjuangan ayahnya.

📌 Ringkasan dalam Tabel

Aspek Detail
Nama Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh
Lahir 1860-an, Ladang Laweh, Agam, Sumatera Barat
Wafat 27 Mei 1951
Gelar Qadhi (hakim Landraad Bukittinggi, 1923)
Peran Ulama Kaum Tua, pembaru pendidikan Islam
Kelebihan Pendiri Arabiyah School, pendiri PERTI, tokoh tradisional berpengaruh
Keluarga Putra: Sirajuddin Abbas (ulama & pendidik)

✨ Catatan Penting

  • Syekh Abbas Qadhi adalah tokoh transisi yang menggabungkan tradisi ulama Kaum Tua dengan sistem pendidikan modern.
  • Perannya dalam mendirikan Arabiyah School dan PERTI menjadikan beliau salah satu ulama paling berpengaruh di Sumatera Barat.
  • Warisan intelektualnya diteruskan oleh murid dan keturunannya, terutama Sirajuddin Abbas, yang memperkuat posisi ulama Minangkabau dalam pendidikan dan dakwah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar