Assalamu 'alaikum wr.wb

Assalamu alaikum Wr.Wb , Selamat Datang. Terima kasih telah Mengunjungi Blog ini, Semoga ada manfaatnya bagi diri pribadi dan pembaca, amien.

“Jika tindakan Anda memberi INSPIRASI bagi orang lain untuk bermimpi lebih, belajar lebih, melakukan lebih, dan MENJADI LEBIH, Anda adalah seorang LEADER”.

(John Quincy Adams)

Kepada pengunjung yang ingin “Meng-copas” atau Men-Share tulisan yang ada di blog ini dipersilahkan.
Selamat Menikmati dan Jangan Lupa Untuk meninggalkan jejak DI SINI Ya…

Sabtu, 24 Januari 2026

NU Terus Beradaptasi dan Berinovasi

 

Harlah NU ke-100 dan Peresmian Gedung Baru PCNU Kota Semarang: NU Terus Beradaptasi dan Berinovasi

Semarang, 24 Januari 2026 – Peringatan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 bertepatan dengan peresmian gedung baru Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Sabtu (24/1), menjadi momentum bersejarah bagi warga NU dan masyarakat kota ini. Acara yang dihadiri ulama, tokoh masyarakat, serta pejabat pemerintah daerah, termasuk perwakilan Wali Kota Semarang, menegaskan posisi strategis NU dalam kehidupan keagamaan dan sosial di Semarang.

Ketua Umum PBNU, K.H. Yahya Cholil Staquf, hadir memberikan sambutan dan menekankan pentingnya NU untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat. Menurut Gus Yahya, NU tidak hanya harus menjaga tradisi, tetapi juga merespons tantangan sosial, teknologi, dan budaya secara kreatif dan progresif.

“Perubahan hari ini berlangsung sangat cepat. NU harus mampu berkreasi dan berinovasi agar tetap relevan dan diterima oleh masyarakat,” tegas Gus Yahya.

Ia juga mengakui bahwa masih terdapat tradisi lama dalam internal NU yang kerap menjadi kendala dalam pengambilan keputusan cepat, sehingga muncul dinamika dan perbedaan pandangan di internal organisasi. Namun, hal tersebut adalah bagian dari proses wajar dalam organisasi besar.

Sebagai langkah strategis, PBNU tengah mengembangkan platform digital untuk tata kelola organisasi. Melalui platform ini, seluruh struktur NU, mulai dari pusat hingga ranting, dapat terkoneksi secara digital sehingga data kepengurusan dan aktivitas organisasi dapat terkelola lebih efektif dan transparan.

Sementara itu, Dr. KH. Drs. Anasom, M.Hum, Ketua PCNU Kota Semarang, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung baru PCNU, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Gedung ini dilengkapi dengan perkantoran, aula, ruang pertemuan lantai dua yang bisa digunakan masyarakat umum, dan area parkir yang memadai.

“Gedung ini harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. Namun, kita juga harus bijak dalam pengelolaannya karena biaya operasional tentu tidak kecil,” ujar Kiai Anasom.

Dari unsur pemerintah daerah, sambutan Wali Kota Semarang yang diwakili oleh Ir. H. Iswar Aminudin, S.T., MT menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Harlah NU ke-100 dan peresmian gedung baru PCNU Kota Semarang. Ia berharap keberadaan gedung ini semakin memperkuat peran NU dalam menjaga keharmonisan sosial dan kerukunan masyarakat.

Acara juga dihadiri sejumlah ulama dan tokoh masyarakat, antara lain K.H. Hanif Ismail, Lc., K.H. Hadlor Ihsan, Romo K.H. Muslikhan, serta Drs. H. Ali Mufiz, M.P.A., mantan Gubernur Jawa Tengah (2007–2008).

Pembangunan gedung baru PCNU Kota Semarang menelan biaya sekitar Rp 10 miliar, bersumber dari hibah Pemerintah Kota Semarang. Menurut Ketua Panitia Pembangunan, KH. Farid Zamroni, proses pembangunan mengikuti aturan teknis penggunaan hibah dan pengawasan dari inspektorat untuk memastikan kepatuhan hukum dan keamanan manfaat. Gedung ini diharapkan menjadi pusat kegiatan strategis bagi NU, mendukung dakwah, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan, serta simbol komitmen NU untuk terus maju dan relevan di era modern.

M. Abdul Azis, kader NU, menambahkan, “Kami bangga dengan adanya kantor baru ini. Semoga PCNU Kota Semarang semakin ngremboko, maju, dan mampu meningkatkan peran serta jamaah Nahdiyin dan masyarakat dalam membangun jasmani dan rohani, serta menumbuhkan masyarakat yang religius, toleran, dan cinta tanah air.”

Dengan peresmian gedung dan peringatan Harlah ke-100 ini, NU di Kota Semarang menegaskan komitmen untuk tetap relevan, adaptif, dan berinovasi sambil menegakkan tradisi dan nilai-nilai luhur Nahdlatul Ulama bagi kesejahteraan masyarakat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar