Assalamu 'alaikum wr.wb

Assalamu alaikum Wr.Wb , Selamat Datang. Terima kasih telah Mengunjungi Blog ini, Semoga ada manfaatnya bagi diri pribadi dan pembaca, amien.

“Jika tindakan Anda memberi INSPIRASI bagi orang lain untuk bermimpi lebih, belajar lebih, melakukan lebih, dan MENJADI LEBIH, Anda adalah seorang LEADER”.

(John Quincy Adams)

Kepada pengunjung yang ingin “Meng-copas” atau Men-Share tulisan yang ada di blog ini dipersilahkan.
Selamat Menikmati dan Jangan Lupa Untuk meninggalkan jejak DI SINI Ya…

Sabtu, 31 Januari 2026

Ujian Tesis M. Abdul azis

 



Mahasiswa Magister Manajemen FEB Unwahas Semarang Jalani Ujian Tesis, Angkat Peran Kepuasan Kerja, Knowledge Sharing, dan Kepemimpinan Spiritual

Semarang — Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang kembali menyelenggarakan Ujian Akhir Tesis sebagai bagian dari tahapan akhir akademik mahasiswa jenjang pascasarjana. Kegiatan ujian dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Gedung BLC Universitas Wahid Hasyim Semarang, dengan suasana akademik yang khidmat, tertib, dan penuh semangat ilmiah.

Salah satu peserta ujian tesis yang tampil pada kesempatan tersebut adalah M. Abdul Azis (NIM: 23201041002) yang mempresentasikan karya ilmiahnya berjudul:

“Peran Kepuasan Kerja dalam Memediasi Knowledge Sharing dan Kepemimpinan Spiritual terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada BMT NU Sejahtera Semarang)”.

Ujian ini menjadi momentum penting yang menandai puncak proses penelitian sekaligus kontribusi pemikiran strategis mahasiswa dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia berbasis nilai dan budaya organisasi.


Suasana Ujian Berlangsung Akademis dan Konstruktif

Pelaksanaan ujian berlangsung dalam format sidang terbuka terbatas yang dihadiri oleh dewan penguji, dosen pembimbing, serta unsur akademik program pascasarjana. Sejak awal sidang, peserta tampak siap memaparkan hasil penelitiannya secara sistematis, didukung data empiris dan kerangka teori yang kuat.

Presentasi diawali dengan pemaparan latar belakang penelitian yang menyoroti pentingnya peningkatan kinerja karyawan dalam lembaga keuangan mikro syariah. Dalam paparannya, M. Abdul Azis menekankan bahwa organisasi berbasis nilai keagamaan tidak hanya membutuhkan sistem kerja yang baik, tetapi juga budaya berbagi pengetahuan dan kepemimpinan yang berlandaskan spiritualitas.

Tim penguji memberikan perhatian khusus pada kedalaman analisis, metodologi penelitian, serta implikasi praktis hasil riset terhadap pengelolaan sumber daya manusia di lembaga keuangan syariah. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, dengan berbagai pertanyaan kritis yang menggali aspek metodologis, validitas data, hingga relevansi temuan penelitian terhadap praktik manajerial saat ini.


Angkat Isu Strategis SDM: Knowledge Sharing dan Kepemimpinan Spiritual

Dalam penelitiannya, peserta mengangkat fenomena bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknis dan struktural, tetapi juga oleh budaya berbagi pengetahuan (knowledge sharing) dan kepemimpinan spiritual di dalam organisasi.

Knowledge sharing dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun organisasi pembelajar (learning organization), di mana setiap individu tidak hanya bekerja, tetapi juga saling bertukar pengalaman, wawasan, dan keterampilan. Budaya ini dinilai mampu mempercepat peningkatan kompetensi kolektif dan kualitas layanan lembaga.

Sementara itu, kepemimpinan spiritual dalam penelitian ini dijelaskan sebagai gaya kepemimpinan yang menekankan nilai makna kerja, keteladanan moral, kejujuran, visi yang bernilai ibadah, serta orientasi kemanfaatan. Model kepemimpinan semacam ini dinilai sangat relevan dengan karakter lembaga keuangan berbasis syariah seperti BMT.

Penelitian dilakukan pada BMT NU Sejahtera Semarang, sebagai objek studi kasus, dengan pendekatan kuantitatif dan analisis statistik mediasi. Data dikumpulkan melalui instrumen terstruktur kepada karyawan, kemudian dianalisis untuk menguji hubungan antar variabel.


Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Kunci

Temuan utama dalam tesis tersebut menunjukkan bahwa kepuasan kerja memiliki peran mediasi yang signifikan dalam hubungan antara knowledge sharing dan kepemimpinan spiritual terhadap kinerja karyawan.

Artinya, praktik berbagi pengetahuan dan kepemimpinan yang bernilai spiritual tidak secara langsung saja meningkatkan kinerja, tetapi terlebih dahulu meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Dari kepuasan inilah kemudian muncul dorongan kinerja yang lebih optimal, loyalitas yang lebih kuat, serta komitmen terhadap organisasi.

Dalam pemaparannya, M. Abdul Azis menjelaskan bahwa karyawan yang merasa dihargai, dibimbing dengan nilai, serta berada dalam lingkungan yang terbuka terhadap pertukaran pengetahuan cenderung memiliki rasa memiliki (sense of belonging) yang lebih tinggi terhadap lembaga.

“Kepuasan kerja menjadi jembatan psikologis dan organisasional yang menghubungkan nilai, pengetahuan, dan produktivitas,” jelasnya saat sesi presentasi.


Kontribusi Praktis bagi Lembaga Keuangan Syariah

Dewan penguji menilai penelitian ini memiliki kontribusi praktis yang kuat, khususnya bagi pengelolaan sumber daya manusia di lembaga keuangan mikro syariah dan organisasi berbasis nilai. Model yang ditawarkan dinilai dapat menjadi rujukan dalam merancang strategi peningkatan kinerja yang tidak hanya berbasis target, tetapi juga budaya dan nilai.

Beberapa rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini antara lain:

  • Penguatan program berbagi pengetahuan internal

  • Pengembangan model kepemimpinan berbasis spiritual dan keteladanan

  • Peningkatan kualitas lingkungan kerja untuk mendorong kepuasan karyawan

  • Integrasi nilai ibadah dan makna kerja dalam budaya organisasi

Pendekatan ini dinilai sejalan dengan kebutuhan organisasi modern yang tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga keberlanjutan, etika, dan kebermaknaan kerja.


Cerminan Kualitas Akademik Pascasarjana Unwahas

Pelaksanaan ujian tesis ini juga menjadi cerminan komitmen Program Studi Magister Manajemen FEB Universitas Wahid Hasyim Semarang dalam menjaga mutu akademik dan relevansi penelitian mahasiswa terhadap kebutuhan nyata di lapangan.

Topik yang diangkat dinilai kontekstual dengan perkembangan manajemen sumber daya manusia, khususnya di sektor ekonomi syariah yang terus berkembang. Integrasi antara konsep manajemen modern dan nilai spiritual menjadi ciri khas yang memperkaya khasanah penelitian di lingkungan kampus tersebut.

Pihak program studi menekankan bahwa tesis tidak hanya menjadi syarat kelulusan, tetapi juga diharapkan menjadi referensi praktis dan ilmiah bagi pengembangan organisasi dan masyarakat luas.


Penutup

Dengan terselenggaranya ujian tesis ini, M. Abdul Azis selangkah lebih dekat menuju penyelesaian studi Magister Manajemen. Karya ilmiah yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan praktik manajemen, khususnya di lingkungan lembaga keuangan syariah.

Ujian yang berlangsung di Gedung BLC Unwahas Semarang tersebut menegaskan bahwa tradisi akademik, riset berbasis data, dan pemikiran strategis terus tumbuh dan menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan pascasarjana yang kompeten, bernilai, dan berorientasi kemaslahatan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar