Assalamu 'alaikum wr.wb

Assalamu alaikum Wr.Wb , Selamat Datang. Terima kasih telah Mengunjungi Blog ini, Semoga ada manfaatnya bagi diri pribadi dan pembaca, amien.

“Jika tindakan Anda memberi INSPIRASI bagi orang lain untuk bermimpi lebih, belajar lebih, melakukan lebih, dan MENJADI LEBIH, Anda adalah seorang LEADER”.

(John Quincy Adams)

Kepada pengunjung yang ingin “Meng-copas” atau Men-Share tulisan yang ada di blog ini dipersilahkan.
Selamat Menikmati dan Jangan Lupa Untuk meninggalkan jejak DI SINI Ya…

Sabtu, 24 Januari 2026

Syeh Sulaiman al-Jazuli (al-Jazuli al-Fasi)


Syeh Sulaiman al-Jazuli (al-Jazuli al-Fasi)

Nama Lengkap: Syeh Sulaiman bin Muhammad al-Jazuli al-Fasi
Nama Lain: al-Jazuli
Kelahiran: ± 1404 M / 807 H, Fes, Maroko
Wafat: 1465 M / 869 H, Marrakesh, Maroko
Kebangsaan: Maroko (Maghreb)
Keilmuan: Ulama tasawuf, ahli fiqh Maliki, pengarang karya dzikir dan doa


Sejarah dan Riwayat Singkat

Syeh Sulaiman al-Jazuli lahir di Fes, Maroko, pada awal abad ke-9 H / 15 M. Beliau menekuni ilmu fiqh mazhab Maliki, ilmu hadis, dan terutama tasawuf. Jazuli menjadi salah satu murid sufi terkenal pada zamannya, dikenal zuhud dan khusyuk dalam ibadah.

Beliau mengembara ke berbagai wilayah Maroko untuk menuntut ilmu, bertemu dengan guru-guru sufi ternama, dan mempraktikkan kehidupan zuhud, sehingga terkenal sebagai alim yang khusyu’ dan dekat dengan Allah.

Syeh Sulaiman al-Jazuli wafat di Marrakesh pada tahun 1465 M / 869 H. Makamnya kemudian menjadi tempat ziarah dan penghormatan bagi umat Muslim Maroko dan sekitarnya.


Dala’il al-Khayrat

Judul Lengkap: Dala’il al-Khayrat wa Shawa’riq al-Anwar fi Dhikr al-Salawat ‘ala al-Nabiy al-Mukhtar

Isi dan Tujuan:
Dala’il al-Khayrat adalah kumpulan doa, shalawat, dzikir, dan pujian kepada Nabi Muhammad ﷺ. Tujuannya adalah:

  1. Meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad ﷺ melalui bacaan shalawat.

  2. Mendekatkan pembaca kepada Allah dengan mengingat dan memuji Nabi.

  3. Menjadi sarana pembinaan spiritual bagi umat yang membaca secara rutin.

  4. Memberi keberkahan dunia dan akhirat bagi pembaca dan keluarganya.

Sejarah Karya:

  • Ditulis pada abad ke-15 M.

  • Disusun secara sistematis mulai dari shalawat pendek hingga panjang.

  • Beliau menekankan pentingnya membaca shalawat setiap hari sebagai wasilah mendekatkan diri kepada Allah.

  • Karya ini sangat populer di dunia Islam, terutama di Maroko, Mesir, Nusantara (Indonesia, Malaysia), dan Afrika Utara.

Keistimewaan:

  • Shalawat yang dibaca sesuai urutan dalam Dala’il al-Khayrat diyakini membawa berkah, keselamatan, dan kemudahan hidup.

  • Telah menjadi amalan sufi di banyak tarekat, termasuk di Nusantara.

  • Dibaca dalam majlis dzikir, haul, dan berbagai kegiatan keagamaan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar