Motivasi untuk Alumni Pondok Pesantren ATIM Sekopek
Alumni Pondok Pesantren ATIM Sekopek adalah anak-anak sejarah. Kalian bukan sekadar pernah mondok, tetapi pernah ditempa, pernah sabar dalam keterbatasan, pernah khidmah dalam keikhlasan, dan pernah belajar menundukkan ego demi adab dan ilmu.
Pondok ATIM tidak hanya mengajarkan apa yang harus diketahui, tetapi siapa diri kita di hadapan Allah. Dari surau kecil, dari ngaji yang istiqamah, dari dawuh para masyayikh, lahirlah pribadi-pribadi yang dibekali iman, adab, dan ketahanan hidup.
Hari ini, para alumni telah menyebar:
ada yang menjadi guru, kyai, ustadz,
ada yang menjadi pemimpin masyarakat, pengusaha, aparat, petani, buruh,
namun satu hal yang tidak boleh hilang:
ruh ATIM — keikhlasan, kesederhanaan, dan keberanian menjaga kebenaran.
Ingatlah, santri tidak harus selalu di mimbar untuk berdakwah.
Setiap kejujuran dalam pekerjaan,
setiap keadilan dalam keputusan,
setiap kesabaran dalam keluarga,
itulah dakwah nyata alumni ATIM.
Jangan pernah merasa kecil karena berasal dari pondok sederhana.
Justru dari kesederhanaan itulah Allah sering menitipkan keistimewaan.
Ilmu yang berkah tidak selalu keras suaranya,
tetapi panjang manfaatnya.
Tugas alumni ATIM hari ini adalah:
Menjaga nama baik pondok dengan akhlak
Merawat silaturahmi sesama alumni
Menguatkan kembali ATIM, bukan hanya mengenangnya
Sebab pondok akan terus hidup bukan karena bangunannya,
tetapi karena alumninya masih setia membawa nilai-nilainya.
Semoga Allah menjadikan alumni PP. ATIM Sekopek:
Orang-orang yang ilmunya diamalkan,
akhlaknya dirindukan,
dan kehadirannya membawa ketenangan.
By. M. Abdul Azis Semarang Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar