KH Ahmad Dahlan (1868–1923) adalah ulama besar asal Yogyakarta, pendiri Muhammadiyah, dan Pahlawan Nasional Indonesia. Beliau dikenal sebagai pembaharu Islam yang menekankan pendidikan modern, dakwah sosial, serta pemurnian ajaran Islam agar relevan dengan zaman.
🕌 Profil Singkat
- Nama lahir: Muhammad Darwis
- Nama populer: Kiai Haji Ahmad Dahlan
- Lahir: 1 Agustus 1868, Kauman, Yogyakarta
- Wafat: 23 Februari 1923, Yogyakarta (dimakamkan di Karangkajen)
- Orangtua: KH Abu Bakar dan Siti Aminah
- Istri: Nyai Ahmad Dahlan (Siti Walidah), juga tokoh penting dalam Aisyiyah
- Anak: 7 orang
- Gelar: Pahlawan Nasional (ditetapkan 1961)
🌟 Kelebihan dan Keistimewaan
Pendiri Muhammadiyah (1912)
- Organisasi Islam modern yang kini menjadi salah satu terbesar di Indonesia.
- Fokus pada pendidikan, kesehatan, dan dakwah sosial.
Pembaharu Pendidikan Islam
- Mengubah sistem pengajaran tradisional menjadi lebih modern dengan kurikulum terstruktur.
- Memasukkan ilmu umum (matematika, geografi, bahasa) ke dalam pendidikan Islam.
Pemurnian Ajaran Islam
- Menekankan kembali ajaran Al-Qur’an dan Sunnah.
- Mengkritisi praktik keagamaan yang dianggap tidak sesuai syariat.
Dakwah Sosial dan Kemanusiaan
- Mendirikan sekolah, rumah sakit, dan panti asuhan.
- Mengajarkan Islam sebagai agama yang peduli pada kesejahteraan umat.
Guru Besar Tokoh Nasional
- Murid-muridnya kelak menjadi tokoh penting, termasuk KH Mas Mansur dan tokoh-tokoh pergerakan nasional.
Inspirasi Gerakan Perempuan
- Bersama istrinya, Nyai Ahmad Dahlan, mendirikan Aisyiyah, organisasi perempuan Islam pertama di Indonesia.
📌 Ringkasan dalam Tabel
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Nama | KH Ahmad Dahlan (Muhammad Darwis) |
| Lahir | 1 Agustus 1868, Yogyakarta |
| Wafat | 23 Februari 1923, Yogyakarta |
| Peran | Pendiri Muhammadiyah, Pahlawan Nasional |
| Kelebihan | Pembaharu pendidikan, pemurnian Islam, dakwah sosial |
| Organisasi | Muhammadiyah, Aisyiyah |
| Warisan | Sekolah, rumah sakit, panti asuhan, gerakan modern Islam |
✨ Catatan Penting
- KH Ahmad Dahlan adalah tokoh revolusioner pendidikan Islam di Indonesia.
- Warisan beliau masih hidup melalui Muhammadiyah dan Aisyiyah yang aktif di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.
- Beliau menjadi simbol keterhubungan antara Islam tradisional dan modernitas, serta teladan ulama yang berjuang lewat dakwah dan pendidikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar