Syekh KH Muslih bin Abdurrahman Mranggen adalah ulama besar yang dikenal sebagai mursyid Thariqah Qodiriyyah wa Naqsyabandiyyah (TQN), pejuang kemerdekaan, dan pengasuh Pesantren Futuhiyyah Mranggen. Keistimewaannya terletak pada perannya sebagai Abul Masyayekh (bapak para guru thariqah), keteguhan dalam perjuangan melawan penjajah, serta keberhasilannya melahirkan banyak ulama dan mursyid di Nusantara.
🌟 Keistimewaan Syekh Muslih bin Abdurrahman
1. Kedalaman Ilmu dan Spiritualitas
- Beliau adalah mursyid utama Thariqah Qodiriyyah wa Naqsyabandiyyah (TQN) di Indonesia, yang membimbing ribuan murid dalam jalan tasawuf.
- Murid-muridnya menjulukinya sebagai Abul Masyayekh (bapak para guru thariqah) dan Syeikhul Mursyidin (pemimpin para mursyid).
- Keilmuannya meliputi fiqh, tasawuf, dan hikmah, menjadikannya teladan dalam ilmu dan amal.
2. Perjuangan Kemerdekaan
- Aktif dalam laskar Hizbullah bersama KH Abdullah Abbas Buntet Cirebon, berlatih militer di Bekasi.
- Bergabung dengan pasukan Sabilillah di Demak Selatan, berjuang melawan penjajah Belanda dan Jepang.
- Perjuangan beliau menunjukkan bahwa ulama tidak hanya berperan dalam dakwah, tetapi juga dalam mempertahankan tanah air.
3. Pengasuh Pesantren Futuhiyyah Mranggen
- Mengasuh Pesantren Futuhiyyah Mranggen sejak 1936 hingga wafat pada 1981.
- Di bawah kepemimpinannya, pesantren berkembang pesat dan melahirkan banyak kiai dan ulama besar yang tersebar di Jawa dan Indonesia.
- Pesantren Futuhiyyah menjadi pusat pendidikan agama dan thariqah yang berpengaruh hingga kini.
4. Penggerak Jam’iyyah Thariqah Mu’tabarah
- Beliau adalah salah satu pendiri dan Ro’is Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN).
- Aktif membesarkan organisasi thariqah ini hingga akhir hayatnya, memperkuat jaringan ulama tasawuf di Indonesia.
5. Warisan dan Teladan
- Lahir tahun 1908 di Desa Suburan, Mranggen, Demak, wafat tahun 1981.
- Dikenang sebagai ulama yang menggabungkan perjuangan spiritual dan nasionalisme, menjadi teladan bagi generasi penerus.
- Karya dan kiprahnya masih hidup melalui murid-muridnya, pesantren, dan jaringan thariqah yang beliau bangun.
📌 Ringkasan Keistimewaan
| Bidang | Keistimewaan |
|---|---|
| Tasawuf | Mursyid TQN, Abul Masyayekh, Syeikhul Mursyidin |
| Pendidikan | Pengasuh Pesantren Futuhiyyah Mranggen, melahirkan banyak ulama |
| Perjuangan | Anggota Hizbullah & Sabilillah, melawan Belanda & Jepang |
| Organisasi | Pendiri & Ro’is JATMAN, penggerak thariqah mu’tabarah |
| Warisan | Teladan ilmu, perjuangan, dan spiritualitas |
Syekh Muslih bin Abdurrahman adalah figur yang menyatukan peran ulama, pejuang, dan mursyid, sehingga keistimewaannya tidak hanya dalam ilmu agama, tetapi juga dalam kontribusi nyata bagi bangsa dan umat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar