Syekh KH. Maimun Zubair (Mbah Moen) dikenal sebagai ulama kharismatik asal Rembang yang memiliki keistimewaan berupa keluasan ilmu, keteguhan dalam menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, serta karomah yang diyakini banyak santri dan masyarakat. Beliau bukan hanya guru spiritual, tetapi juga tokoh bangsa yang berperan dalam pendidikan, dakwah, dan politik.
🌟 Keistimewaan Syekh Maimun Zubair
1. Kedalaman Ilmu dan Dakwah
- Lahir: 28 Oktober 1928 di Sarang, Rembang, Jawa Tengah.
- Pendidikan: Belajar di pesantren besar seperti Lirboyo dan Madrasah Darul Ulum Makkah.
- Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang yang melahirkan ribuan santri, termasuk tokoh nasional seperti Gus Baha.
- Dakwah beliau selalu menekankan kesederhanaan, keteguhan akidah, dan cinta tanah air.
2. Karomah dan Keistimewaan Spiritual
Mbah Moen diyakini memiliki sejumlah karomah yang disaksikan santri dan masyarakat:
- Kekuatan doa: banyak kisah doa beliau yang mustajab.
- Kharisma luar biasa: mampu menyatukan berbagai kalangan, dari santri hingga pejabat.
- Keteguhan hati: tetap istiqamah dalam ibadah meski usia lanjut.
- Wafat di Makkah saat haji (6 Agustus 2019), dianggap sebagai tanda husnul khatimah.
3. Peran Sosial dan Politik
- Pernah menjadi anggota DPRD Rembang selama 7 tahun.
- Menjadi Ketua Majelis Syariah PPP, menunjukkan kiprah beliau dalam menjaga nilai Islam di ranah politik.
- Meski aktif di politik, beliau tetap dihormati lintas partai karena sikap bijak dan netralitasnya.
4. Sifat dan Keteladanan
- Sederhana dan rendah hati, meski dihormati sebagai ulama besar.
- Tegas dalam prinsip agama, namun penuh kasih dalam membimbing umat.
- Cinta tradisi NU dan haul ulama, menjaga kesinambungan spiritual masyarakat Jawa.
📊 Ringkasan Keistimewaan
| Aspek | Keistimewaan KH. Maimun Zubair |
|---|---|
| Ilmu & Dakwah | Ulama besar, pengasuh Al-Anwar, melahirkan tokoh nasional |
| Karomah | Doa mustajab, kharisma, wafat di Makkah saat haji |
| Sosial & Politik | Anggota DPRD, Ketua Majelis Syariah PPP |
| Sifat & Keteladanan | Sederhana, rendah hati, tegas dalam agama |
✨ Relevansi bagi Masyarakat
Bagi masyarakat Jawa Tengah, khususnya NU, Mbah Moen adalah simbol ulama yang menjaga tradisi sekaligus membimbing umat dengan ilmu dan keteladanan. Haul beliau setiap tahun menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan mengenang jasa ulama dalam membangun bangsa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar