Beberapa ulama besar Nusantara dimakamkan di tanah suci, khususnya di Makkah (Jannatul Ma’la) dan Madinah (Jannatul Baqi). Nama-nama seperti Syekh Nawawi al-Bantani, KH Maimoen Zubair, dan Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi menjadi jejak penting kontribusi ulama Indonesia di pusat peradaban Islam.
🕌 Ulama Nusantara di Makkah (Jannatul Ma’la)
Jannatul Ma’la adalah pemakaman bersejarah di Makkah, terletak di utara Masjidil Haram. Selain keluarga Nabi Muhammad SAW, banyak ulama Nusantara dimakamkan di sini:
Syekh Nawawi al-Bantani (1813–1897)
Ulama besar asal Banten, penulis puluhan kitab yang dipakai di pesantren hingga kini. Beliau wafat di Makkah dan dimakamkan di Ma’la.KH Maimoen Zubair (1928–2019)
Ulama kharismatik asal Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Wafat saat menunaikan ibadah haji dan dimakamkan di Ma’la.Syekh Mahfudz at-Tarmasi (1868–1920)
Ulama asal Tremas, Pacitan, ahli hadis yang menjadi guru banyak ulama Nusantara. Dimakamkan di Makkah.Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi (1860–1916)
Ulama asal Minangkabau, imam besar Masjidil Haram, guru dari tokoh-tokoh pembaharu Islam di Indonesia. Dimakamkan di Makkah.Syeh Muslih Bin Abdurrohman Mranggen Demak Ulama asal Mranggen Demak Mursyid Toriqoh Qodiriyah wa Naqsabandiyah (TQN) yang mana muridnya tersebar di seluruh Nusantara.
🌿 Ulama Nusantara di Madinah (Jannatul Baqi)
Jannatul Baqi adalah pemakaman utama di Madinah, dekat Masjid Nabawi. Banyak sahabat Nabi dan ulama dunia dimakamkan di sini. Dari Nusantara, tercatat beberapa tokoh:
Syekh Junaid al-Batawi (Jakarta)
Ulama Betawi yang menuntut ilmu di Hijaz dan wafat di Madinah.Syekh Abdul Karim al-Bantani
Murid Syekh Nawawi, dikenal sebagai ulama pengajar di Masjid Nabawi.
(Sumber-sumber menyebutkan bahwa data ulama Nusantara di Baqi lebih sedikit terdokumentasi dibandingkan di Ma’la, namun beberapa nama tercatat dalam catatan sejarah pesantren dan sanad keilmuan).
📌 Ringkasan dalam Tabel
| Ulama Nusantara | Asal Daerah | Tahun Wafat | Lokasi Makam |
|---|---|---|---|
| Syekh Nawawi al-Bantani | Banten | 1897 | Jannatul Ma’la, Makkah |
| KH Maimoen Zubair | Rembang, Jawa Tengah | 2019 | Jannatul Ma’la, Makkah |
| Syekh Mahfudz at-Tarmasi | Pacitan, Jawa Timur | 1920 | Jannatul Ma’la, Makkah |
| Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi Syeh Muslih bin Abdurrohman |
Minangkabau Mranggen Demak |
1916 1981 |
Jannatul Ma’la, Makkah Jannatul Ma’la, Makkah |
| Syekh Junaid al-Batawi | Betawi (Jakarta) | – | Jannatul Baqi, Madinah |
| Syekh Abdul Karim al-Bantani | Banten | – | Jannatul Baqi, Madinah |
✨ Catatan Penting
- Dimakamkan di Tanah Haram (Makkah/Madinah) dianggap sebagai kehormatan besar; dalam hadis disebutkan orang yang wafat di Tanah Haram mendapat syafaat Nabi dan dibebaskan dari hisab.
- Ulama Nusantara yang dimakamkan di sana menunjukkan eratnya hubungan keilmuan antara Indonesia dan pusat Islam dunia.
- Tradisi ziarah ke makam mereka sering dilakukan jamaah haji/umrah dari Indonesia sebagai bentuk penghormatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar