Assalamu 'alaikum wr.wb

Assalamu alaikum Wr.Wb , Selamat Datang. Terima kasih telah Mengunjungi Blog ini, Semoga ada manfaatnya bagi diri pribadi dan pembaca, amien.

“Jika tindakan Anda memberi INSPIRASI bagi orang lain untuk bermimpi lebih, belajar lebih, melakukan lebih, dan MENJADI LEBIH, Anda adalah seorang LEADER”.

(John Quincy Adams)

Kepada pengunjung yang ingin “Meng-copas” atau Men-Share tulisan yang ada di blog ini dipersilahkan.
Selamat Menikmati dan Jangan Lupa Untuk meninggalkan jejak DI SINI Ya…

Jumat, 15 Mei 2026

Wisuda Ke- 45 (M. Abdul Azis)


Selesaikan Studi Magister, M. Abdul Azis Resmi Sandang Gelar M.M. dari Unwahas Semarang


SEMARANG – Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi wisuda Ke- 45  Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang Bulan Mei tahun 2026 di MAJT. Salah satu wisudawan yang berbahagia adalah M. Abdul Azis yang telah resmi menyelesaikan studi di Program Studi Magister Manajemen.

Dengan mengenakan toga kebesaran dan membawa ijazah hasil perjuangan akademiknya, beliau tampak sumringah di depan gedung kampus kebanggaan warga Semarang tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti dedikasi dan kerja keras dalam menyeimbangkan dunia profesional dengan pengembangan ilmu pengetahuan.

Dalam pesannya, beliau menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran studinya.

"Semoga ilmu yang diraih selama di Unwahas dapat bermanfaat secara luas, menjadi amal jariyah, dan menginspirasi rekan-rekan lain untuk terus belajar tanpa mengenal batas usia," tuturnya.

Program Pascasarjana Unwahas memang dikenal terus mencetak lulusan yang mengedepankan nilai Berilmu - Berakhlak - Berkarya. Dengan gelar Magister Manajemen (M.M.) yang kini disandang, diharapkan M. Abdul Azis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam dunia manajemen dan masyarakat luas.

Selamat dan sukses atas wisudanya! Teruslah melangkah, berkarya, dan menginspirasi untuk masa depan yang lebih baik.


oleh. M. Abdul Azis Semarang Indonesia

Foto Bersama Kaesang Pangarep

Dok. Istimewa 2026 (M. Abdul Azis Bersama Kaesang Pangarep)

 Silaturahmi Hangat di Lingkungan Nahdlatul Ulama, Perkuat Ukhuwah dan Kebersamaan

Suasana hangat penuh keakraban tampak dalam sebuah pertemuan silaturahmi yang berlangsung di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Dalam momen tersebut, dua tokoh terlihat berfoto bersama di dalam aula bernuansa religius dengan lambang NU terpampang di bagian atas ruangan, menambah kekhidmatan suasana.

Pertemuan tersebut menjadi simbol eratnya hubungan antarwarga Nahdliyin dalam menjaga ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa budaya silaturahmi masih terus dijaga dengan baik.

Salah satu sosok yang hadir tampak mengenakan sarung dan peci hitam khas santri, mencerminkan identitas budaya pesantren yang tetap melekat kuat di lingkungan NU. Sementara itu, suasana sederhana namun penuh makna terlihat dari interaksi hangat yang terjalin di lokasi kegiatan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara generasi muda dengan tokoh masyarakat dan aktivis keagamaan. Dalam era modern saat ini, nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan seperti ini menjadi sangat penting untuk terus dirawat.

Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga menjadi wadah diskusi ringan mengenai pentingnya menjaga persatuan umat. Nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan kebersamaan menjadi pesan utama yang tercermin dalam kegiatan tersebut.

Lambang Nahdlatul Ulama yang terpajang di latar belakang menjadi pengingat akan peran besar organisasi Islam terbesar di Indonesia dalam menjaga tradisi keislaman yang moderat, ramah, dan penuh kedamaian. NU terus menjadi rumah besar bagi umat dalam memperkuat persatuan bangsa.

Foto kebersamaan itu pun mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Banyak yang menilai bahwa momen sederhana seperti ini memiliki makna besar dalam memperkuat hubungan sosial dan membangun komunikasi yang harmonis di tengah masyarakat.

Kehadiran tokoh muda dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa semangat organisasi dan nilai-nilai tradisi pesantren masih terus diteruskan kepada generasi penerus. Hal ini menjadi harapan besar bagi keberlangsungan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah di masa mendatang.

Dengan adanya kegiatan silaturahmi seperti ini, diharapkan masyarakat semakin solid dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan. Semangat kebersamaan yang dibangun di lingkungan NU diharapkan mampu menjadi contoh positif bagi masyarakat luas.

Momen penuh keakraban tersebut menjadi bukti bahwa silaturahmi bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sarana memperkuat hati, menyatukan visi, dan menjaga nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama.


Oleh. M. Abdul Azis Semarang Indonesia

Jumat, 01 Mei 2026

Ucapan Selamat Wisuda PKK KUDU


 

PP. Ibrohimiyyah Mengadakan Tasyakuran Khotmil Qur'an yang Ke-31

 

Dok. Khataman Santri 2026


*Tasyakuran Khotmil Qur’an yang Ke-31 Ponpes Ibrohimiyyah Brumbung Mranggen Demak Jateng di padati Ribuan Jama'ah

**Demak** – Ribuan jamaah memadati Pondok Pesantren Ibrohimiyyah Brumbung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (1/5/2026) malam. Mereka menghadiri Tasyakuran Khotmil Qur’an yang rutin digelar setiap dua tahun sekali oleh pesantren tersebut.

Sejak selepas Maghrib, jamaah mulai berdatangan dari berbagai daerah, di antaranya Demak, Semarang, dan Grobogan. Mereka memenuhi area pesantren hingga meluber ke jalan desa di sekitar lokasi kegiatan.

Acara ini dihadiri oleh keluarga santri, masyarakat umum, serta jamaah pengajian thoriqoh yang berafiliasi dengan Ponpes Ibrohimiyyah. Kehadiran ribuan peserta membuat suasana berlangsung khidmat sekaligus semarak.

Pada tahun ini, tasyakuran diikuti ratusan santri putra dan putri yang telah menyelesaikan khataman Al-Qur’an dalam tiga kategori, yakni juz amma, bin-nadzor, dan bil ghoib. Para santri kemudian mengikuti prosesi wisuda dan menerima syahadah di hadapan keluarga mereka.

Suasana haru mewarnai prosesi tersebut. Sejumlah orang tua tampak menitikkan air mata saat menyaksikan anak-anak mereka naik ke panggung. Momen tersebut juga diabadikan sebagai bentuk kebanggaan atas capaian para santri.

Pengasuh Pesantren Tahfidh Yanbuul Qur’an Kudus, KH Ulil Albab Arwani, dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur’an sebagai bekal kehidupan di masa depan.

“Anak-anak harus kita dekatkan dengan Al-Qur’an. Bekal ini yang akan menuntun mereka saat dewasa,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia menegaskan, keberhasilan khataman bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menjaga serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, peran orang tua dan para pengajar sangat penting dalam mendampingi proses tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH Taj Yasin Maimoen, turut hadir dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi Ponpes Ibrohimiyyah yang konsisten mencetak generasi penghafal Al-Qur’an.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bonus khusus kepada santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz. Kebijakan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para jamaah.

“Santri penghafal Al-Qur’an adalah aset daerah. Negara wajib hadir memberi penghargaan agar semangat mereka terus menyala,” kata Taj Yasin.

Salah satu jamaah asal Semarang, Nur Afifah, mengaku terharu karena cucunya mengikuti khataman bin-nadzor dalam acara tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, tidak hanya sebagai syiar Al-Qur’an tetapi juga melatih mental anak untuk tampil di depan umum.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para masyayikh serta lantunan sholawat. Usai acara, ribuan jamaah meninggalkan lokasi dengan tertib, sementara Ponpes Ibrohimiyyah menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi pendidikan Al-Qur’an dan mempererat hubungan dengan masyarakat umum.

Ucapan Wisuda dari PAC JQH Genuk


 

Ucapan Wisuda dari KB ATTIBYAN Kudu


 

Ucapan Wisuda Dari Yayasan Darul Aula Semarang


 

Ucapan Wisuda dari IKA - PP. ATIM


 

WISUDAWAN KE-45 UNWAHAS SEMARANG











Semarang – Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang kembali menggelar momentum akademik bergengsi melalui Wisuda ke-45 yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Hall Masjid Agung Jawa Tengah, salah satu ikon religius dan kebanggaan masyarakat Jawa Tengah, mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.

Wisuda ke-45 ini menjadi momen penting bagi ratusan lulusan yang telah menyelesaikan studi mereka dari berbagai fakultas dan program studi. Acara ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga sebagai penanda keberhasilan mahasiswa dalam menempuh perjalanan akademik yang penuh perjuangan dan dedikasi.

Salah satu wisudawan yang turut berbahagia dalam momen tersebut adalah M. Abdul Azis, M.M. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh aktif di kalangan organisasi kepemudaan, khususnya sebagai Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah. Kehadirannya dalam wisuda ini menambah semarak acara sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda.

M. Abdul Azis berhasil menyelesaikan pendidikan magisternya dengan penuh semangat di tengah kesibukannya dalam organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa komitmen terhadap pendidikan dapat berjalan beriringan dengan pengabdian kepada masyarakat dan organisasi.

Dalam kesehariannya, M. Abdul Azis dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kepemudaan. Perannya di GP Ansor Jawa Tengah turut memberikan kontribusi dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keislaman, dan keutuhan NKRI di tengah dinamika sosial yang berkembang.

Wisuda ini juga menjadi bukti nyata bahwa kader-kader organisasi kepemudaan seperti GP Ansor memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni. Mereka tidak hanya aktif di lapangan, tetapi juga mampu mengembangkan diri secara akademik demi meningkatkan kualitas kepemimpinan di masa depan.

Pihak Universitas Wahid Hasyim Semarang menyampaikan bahwa wisuda ke-45 ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun pengabdian masyarakat. Nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi dasar kampus juga terus ditanamkan kepada para lulusan.

Pemilihan lokasi di halaman Masjid Agung Jawa Tengah juga memberikan nuansa religius yang kuat, mengingat pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai spiritual. Diharapkan para wisudawan dapat membawa nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka ke depan.

Keluarga besar, kerabat, dan sahabat para wisudawan diperkirakan akan turut hadir untuk memberikan dukungan dan doa. Momen haru dan bangga tentu akan mewarnai prosesi wisuda yang menjadi puncak dari perjalanan panjang pendidikan para mahasiswa.

Dengan terselenggaranya Wisuda ke-45 ini, Universitas Wahid Hasyim kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial yang tinggi, sebagaimana yang dicontohkan oleh sosok M. Abdul Azis, M.M.

 

Wisuda ke-45 Unwahas Semarang 2026


 M. Abdul Azis, M.M. akan Diwisuda pada hari Rabu, 6 Mei 2026 Wisuda ke-45 FEB Unwahas Semarang

Universitas Wahid Hasyim Semarang kembali akan menggelar prosesi wisuda ke-45 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan penuh khidmat dan kebanggaan. Salah satu wisudawan yang turut berbahagia dalam momen tersebut adalah M. Abdul Azis, M.M.

Kegiatan wisuda dilaksanakan pada hari Rabu, 6 Mei 2026, bertempat di Hall Masjid Agung Jawa Tengah, yang berlokasi di Semarang. Acara dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga selesai, dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, keluarga wisudawan, serta tamu undangan lainnya.

M. Abdul Azis, M.M. berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang Magister Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wahid Hasyim Semarang, sebagai wujud dedikasi dan kerja keras selama menempuh studi.

Nantinya para wisudawan diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Momentum wisuda ini juga menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih besar di masa depan.

Keluarga besar turut menyampaikan rasa bangga dan harapan terbaik kepada M. Abdul Azis, M.M., semoga capaian ini menjadi inspirasi dan membawa keberkahan dalam setiap langkah ke depan.