Melihat Kubah Hijau Masjid Nabawi di Madinah dianggap sebagai pengalaman spiritual istimewa bagi umat Islam karena kubah ini berada tepat di atas makam Rasulullah ﷺ. Kubah hijau bukan sekadar simbol arsitektur, tetapi lambang kerinduan, penghormatan, dan cinta umat Islam kepada Nabi Muhammad ﷺ.
🌿 Sejarah Kubah Hijau
- Awal pembangunan: Kubah pertama di atas makam Rasulullah ﷺ dibangun pada tahun 678 H (1279 M) oleh Sultan Mamluk Al-Mansur Qalawun. Awalnya terbuat dari kayu dan ditutupi timah.
- Perubahan warna: Kubah pernah dicat putih, kemudian biru, hingga akhirnya berwarna hijau pada tahun 1837 M di masa Sultan Mahmud II.
- Lokasi: Kubah ini berada di atas kamar Siti Aisyah r.a., tempat Rasulullah ﷺ dimakamkan bersama Abu Bakar r.a. dan Umar bin Khattab r.a..
✨ Keistimewaan Spiritual
- Simbol kerinduan: Kubah hijau menjadi lambang kerinduan umat Islam kepada Rasulullah ﷺ. Banyak jamaah merasa haru dan tenang saat memandangnya.
- Menguatkan iman: Melihat kubah hijau sering dianggap sebagai momen yang memperkuat cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad ﷺ.
- Doa dan ziarah: Jamaah yang berziarah ke Masjid Nabawi biasanya berdoa di dekat Raudhah dan memandang kubah hijau sebagai bentuk penghormatan.
- Ikon Islam: Kubah hijau menjadi salah satu simbol paling dikenal dalam dunia Islam, melambangkan persatuan umat.
📌 Fakta Menarik
| Fakta | Detail |
|---|---|
| Warna hijau | Dipilih karena melambangkan kehidupan, ketenangan, dan kesuburan |
| Posisi | Tepat di atas makam Rasulullah ﷺ, Abu Bakar r.a., dan Umar r.a. |
| Simbol | Menjadi ikon Madinah dan Masjid Nabawi, dikenal di seluruh dunia |
| Makna | Bukan sekadar arsitektur, tetapi lambang cinta umat Islam kepada Nabi |
🌍 Relevansi bagi Jamaah Indonesia
Bagi jamaah haji dan umrah dari Indonesia, melihat kubah hijau sering dianggap sebagai momen puncak perjalanan spiritual. Banyak yang mengabadikan momen ini sebagai kenangan, meski tetap diingatkan untuk menjaga adab dan tidak berlebihan dalam berfoto. Kubah hijau menjadi pengingat akan perjuangan Rasulullah ﷺ dan sahabat-sahabatnya, serta menguatkan semangat untuk meneladani akhlak beliau.
⚠️ Catatan Penting
- Tidak ada ibadah khusus yang diwajibkan saat melihat kubah hijau. Keutamaannya lebih pada makna spiritual dan simbolik.
- Hindari keyakinan berlebihan seperti menganggap melihat kubah hijau sebagai syarat doa mustajab. Islam menekankan bahwa doa dikabulkan oleh Allah, bukan karena simbol fisik.
- Fokus utama tetap pada ibadah di Masjid Nabawi: shalat, doa, dan zikir.
Singkatnya, keistimewaan melihat kubah hijau adalah pengalaman spiritual yang mendalam, menjadi simbol cinta dan kerinduan kepada Rasulullah ﷺ, sekaligus ikon persatuan umat Islam di seluruh dunia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar