KH. Soleh Darat Semarang adalah ulama besar abad ke-19 yang dikenal sebagai guru para tokoh bangsa seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dahlan, dan R.A. Kartini. Beliau memiliki kelebihan dalam ilmu tafsir, fiqh, tasawuf, serta peran penting dalam pendidikan Islam di Jawa, sehingga kini diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.
🕰️ Sejarah KH. Soleh Darat
- Nama lengkap: Muhammad Sholeh bin Umar as-Samarani, dikenal sebagai KH. Soleh Darat.
- Lahir: Sekitar tahun 1820 di Dukuh Kedung Jumbleng, Desa Ngroto, Mayong, Jepara.
- Wafat: 1903, dimakamkan di TPU Bergota, Semarang.
- Peran pendidikan:
- Guru dari tokoh besar seperti KH. Hasyim Asy’ari (pendiri NU), KH. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah), dan R.A. Kartini.
- Kartini sangat terinspirasi oleh tafsir Al-Qur’an berbahasa Jawa karya beliau, yang membuat Kartini semakin memahami Islam secara mendalam.
- Karya-karya:
- Kitab Fasholatan (panduan shalat dalam bahasa Jawa).
- Tafsir Al-Qur’an berbahasa Jawa, yang memudahkan masyarakat awam memahami ajaran Islam.
- Kitab Majmu’ah al-Sharī’ah al-Kafiyah lil ‘Awam (tentang fiqh dasar).
🌟 Kelebihan KH. Soleh Darat
- Guru para tokoh bangsa: Membentuk kader ulama pejuang kemerdekaan melalui murid-muridnya.
- Pionir dakwah lokal: Menyampaikan ajaran Islam dengan bahasa Jawa agar mudah dipahami masyarakat awam.
- Karya monumental: Tafsir Al-Qur’an dalam bahasa Jawa menjadi jembatan pemahaman Islam bagi masyarakat dan tokoh seperti Kartini.
- Karisma spiritual: Dikenal sebagai ulama sufi yang mengajarkan tasawuf dengan pendekatan sederhana dan membumi.
- Warisan pendidikan: Pesantren dan majelis beliau menjadi pusat pembelajaran Islam di Semarang dan sekitarnya.
- Inspirasi nasional: Pemerintah Kota Semarang dan NU kini mengusulkan beliau sebagai Pahlawan Nasional karena kontribusinya terhadap pendidikan, dakwah, dan perjuangan bangsa.
📍 Makam dan Warisan
Makam KH. Soleh Darat berada di TPU Bergota, Semarang, dan menjadi salah satu destinasi wisata religi penting di Jawa Tengah. Banyak peziarah datang untuk mengenang jasa beliau dan mengambil inspirasi dari perjuangannya.
✨ Kesimpulan
KH. Soleh Darat bukan hanya ulama lokal, tetapi mahaguru bangsa yang melahirkan tokoh-tokoh besar pendiri organisasi Islam dan pejuang kemerdekaan. Kelebihan beliau terletak pada ilmu yang luas, karya yang membumi, serta peran strategis dalam membentuk generasi pejuang. Tidak heran jika kini beliau diusulkan sebagai Pahlawan Nasional dari Semarang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar