Assalamu 'alaikum wr.wb

Assalamu alaikum Wr.Wb , Selamat Datang. Terima kasih telah Mengunjungi Blog ini, Semoga ada manfaatnya bagi diri pribadi dan pembaca, amien.

“Jika tindakan Anda memberi INSPIRASI bagi orang lain untuk bermimpi lebih, belajar lebih, melakukan lebih, dan MENJADI LEBIH, Anda adalah seorang LEADER”.

(John Quincy Adams)

Kepada pengunjung yang ingin “Meng-copas” atau Men-Share tulisan yang ada di blog ini dipersilahkan.
Selamat Menikmati dan Jangan Lupa Untuk meninggalkan jejak DI SINI Ya…

Minggu, 11 Januari 2026

KH Dimyati Bengkah Wonosekar

 

KH Abdullah Dimyati Bengkah Wonosekar adalah ulama besar Demak yang lahir sekitar tahun 1862 dan wafat pada 26 September 1943. Beliau dikenal sebagai sosok zuhud, sederhana, penuh tawakkal, dan menjadi pelopor dakwah Islam di Dukuh Bengkah, Wonosekar, Karangawen. Keutamaannya terletak pada keturunan bangsawan Demak, kedalaman ilmu, serta keberkahan spiritual yang menjadikan Bengkah sebagai pusat lahirnya banyak ulama alim.


🕰️ Sejarah KH Dimyati Bengkah Wonosekar

  • Nama lengkap: KH Abdullah Dimyati
  • Lahir: Sekitar tahun 1862 di Karanggondang, Grobogan
  • Wafat: Sabtu Wage, 26 September 1943 M / 16 Ramadhan 1361 H
  • Keturunan: Putra ke-4 dari Raden Mas KH Sanusi Karanggondang Grobogan, keturunan Kerajaan Demak
  • Masa kecil: Belajar mengaji langsung dari ayahnya, KH Sanusi
  • Pendidikan: Menimba ilmu di Pesantren Langitan, Tuban. Sahabat akrabnya adalah KH Ibrahim, pengasuh Ponpes Ibrahimiyyah Brumbung, Mranggen
  • Perjuangan dakwah: Menyebarkan Islam di Dukuh Bengkah, Wonosekar, Karangawen, Demak. Dakwah beliau menjadikan daerah tersebut adem ayem dan penuh berkah

🌟 Kelebihan dan Keutamaan KH Dimyati

  • Zuhud dan wara’: Hidup sederhana, penuh tawakkal, tidak pernah makan nasi, hanya makan kunir sebagai bentuk riadloh (latihan spiritual)
  • Kesahajaan: Sosok yang rendah hati, tidak berorientasi pada dunia, lebih menekankan ibadah dan pengabdian
  • Karomah spiritual: Bengkah dikenal sebagai “gudangnya orang alim” berkat keberkahan beliau. Banyak generasi alim lahir dari wilayah ini
  • Keturunan bangsawan: Sebagai keturunan Kerajaan Demak, beliau mewarisi tradisi keilmuan dan kepemimpinan spiritual
  • Dakwah berkelanjutan: Dakwah beliau di Bengkah terus dikenang melalui haul tahunan yang dihadiri ribuan jamaah NU dan masyarakat

📌 Warisan dan Pengaruh

  • Haul tahunan: Haul KH Dimyati ke-81 dilaksanakan pada 2024 di Bengkah, Wonosekar, Demak. Acara ini menjadi momentum silaturahmi dan penguatan tradisi NU
  • Pusat keilmuan: Bengkah menjadi tempat lahirnya banyak ulama dan santri yang kemudian menyebarkan Islam ke berbagai daerah
  • Inspirasi masyarakat: Sosok beliau menjadi teladan dalam kesederhanaan, keteguhan iman, dan perjuangan dakwah di pedesaan

📊 Ringkasan

Aspek Detail
Nama KH Abdullah Dimyati
Lahir – Wafat 1862 – 1943
Asal Karanggondang, Grobogan
Keturunan Kerajaan Demak
Dakwah Bengkah, Wonosekar, Karangawen, Demak
Keutamaan Zuhud, wara’, tawakkal, riadloh unik (makan kunir), karomah
Warisan Haul tahunan, Bengkah sebagai pusat ulama

KH Dimyati bukan hanya tokoh lokal, tetapi juga simbol keberlanjutan tradisi Islam di Demak. Sosoknya mengajarkan bahwa kekuatan dakwah bukan pada kemewahan, melainkan pada kesederhanaan, keteguhan iman, dan keberkahan spiritual.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar