Kesederhanaan K. Masduki bin Yunus
Di Dukuh Ploso yang sunyi, langkahmu pelan,
tanpa sorot dunia, tanpa gemerlap zaman.
Sarung lusuh menjadi saksi setia,
bahwa hidup tak harus mewah untuk bermakna.
Pagi dan sore kau ukir dengan mengajar,
huruf demi huruf Al-Qur’an kau ajarkan sabar.
Tak kau hitung lelah, tak kau sebut jasa,
cukup ridha Allah sebagai tujuan nyata.
Rumahmu sederhana, hatimu lapang,
rezeki kau terima dengan syukur tenang.
Ilmu kau bagi tanpa harga dan pamrih,
sebab mengabdi adalah jalan paling bersih.
Engkau ajarkan tauhid pada anak desa,
dengan lagu ringan, kata yang bersahaja.
Agar iman tumbuh sejak usia dini,
mengakar kuat di hati generasi.
K. Masduki, namamu mungkin tak tertulis megah,
namun jejakmu hidup dalam doa yang pasrah.
Kesederhanaanmu adalah pelajaran paling dalam,
bahwa kemuliaan lahir dari keikhlasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar