Assalamu 'alaikum wr.wb

Assalamu alaikum Wr.Wb , Selamat Datang. Terima kasih telah Mengunjungi Blog ini, Semoga ada manfaatnya bagi diri pribadi dan pembaca, amien.

“Jika tindakan Anda memberi INSPIRASI bagi orang lain untuk bermimpi lebih, belajar lebih, melakukan lebih, dan MENJADI LEBIH, Anda adalah seorang LEADER”.

(John Quincy Adams)

Kepada pengunjung yang ingin “Meng-copas” atau Men-Share tulisan yang ada di blog ini dipersilahkan.
Selamat Menikmati dan Jangan Lupa Untuk meninggalkan jejak DI SINI Ya…

Jumat, 23 Januari 2026

Doa untuk Para Guru, Alumni PP. ATIM

Doa Puisi untuk para masyayikh, alumni, dan pejuang PP. ATIM yang disertai rujukan ayat Al-Qur’an dan Hadis dalam bentuk catatan kaki (footnote).


Doa Puisi untuk Para Guru, Alumni, dan Pejuang PP. ATIM

(Disertai Rujukan Ayat & Hadis)

Bismillāhirraḥmānirraḥīm

Ya Allah,
Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
kepada-Mu kami angkat doa ini,
sebagai bentuk bakti dan cinta
kepada para guru, pendahulu, dan pejuang agama
yang telah lebih dahulu menghadap ke hadirat-Mu.

Kami kirimkan doa dan Al-Fātiḥah
untuk K. Sarbini, K. Yasir, K. Mukhotob, Bp. Sadino,
serta seluruh alumni PP. ATIM Sekopek, Sarirejo Kaliwungu:
K. Sudarli, M. Lutfil Khakim Masduki, Kasmari, Untung,
M. Thoha Arifuddin, Ahmad Mujib, Faizin
,
dan seluruh orang yang berjasa
bagi PP. ATIM dari zaman awal hingga zaman akhir,
yang nama-namanya Engkau catat
meski tak seluruhnya mampu kami sebutkan dengan lisan.

Ya Allah,
ampunilah dosa-dosa mereka,
sebagaimana Engkau mencintai
hamba-hamba yang memohon ampun kepada-Mu1.
Jika amal mereka sedikit,
lipatgandakan dengan rahmat-Mu,
dan jika khilaf mereka banyak,
hapuskan dengan ampunan-Mu yang luas.

Lapangkan kubur mereka,
terangi dengan cahaya iman,
jadikan kubur sebagai taman surga,
bukan jurang dari jurang neraka2.

Ya Rabb,
anugerahkan kepada mereka ridho-Mu,
ridho yang menenangkan,
ridho yang mengangkat derajat,
sebab keridhoan-Mu
adalah puncak kebahagiaan hamba3.

Anugerahkan pula kepada mereka
syafaat Nabi-Mu Muhammad ﷺ,
pada hari yang tak berguna harta dan keturunan,
kecuali yang datang dengan hati yang bersih4,
sebagaimana Rasul-Mu adalah pemberi syafaat
bagi umatnya dengan izin-Mu5.

Kumpulkan mereka bersama
para nabi, para shuhada’, orang-orang shalih,
dan salafus shalih
,
sebagaimana janji-Mu
kepada hamba-hamba yang taat6.

Ya Allah,
jadikan mereka termasuk
golongan orang-orang yang beruntung,
beruntung hidupnya dalam iman,
beruntung wafatnya dalam husnul khatimah,
dan beruntung tempat kembalinya di akhirat7.

Jangan Engkau putus pahala mereka,
karena ilmu yang diajarkan,
adab yang diwariskan,
dan amal kebaikan yang terus dihidupkan,
sebab amal jariyah
tetap mengalir meski ajal telah datang8.

Untuk anak-anak dan keturunan mereka, ya Rabb,
jadikan shalih dan shalihah,
penyejuk mata bagi orang tua,
penjaga doa,
dan penerus amal kebaikan9.

Lapangkan rezeki mereka,
berkahi yang sedikit,
cukupkan yang kurang,
dan anugerahkan ketenangan jiwa,
sebab dengan mengingat-Mu
hati menjadi tenteram10.

Ya Allah,
terimalah seluruh jasa dan pengabdian mereka
untuk PP. ATIM,
jadikan pesantren ini saksi
bahwa mereka pernah berjuang
menegakkan ilmu, adab, dan iman
di jalan-Mu.

Terimalah doa ini, ya Rabb,
sebab Engkau Maha Mendengar
dan Maha Mengabulkan doa hamba-Mu.

Āmīn yā Rabbal ‘Ālamīn.


Catatan Kaki (Footnote)

  1. QS. Az-Zumar [39]: 53 – Allah Maha Pengampun bagi seluruh dosa.

  2. HR. At-Tirmidzi, no. 2460 – Kubur bisa menjadi taman surga atau jurang neraka.

  3. QS. At-Taubah [9]: 72 – Ridho Allah lebih besar dari segalanya.

  4. QS. Asy-Syu‘ara [26]: 88–89 – Harta dan anak tidak berguna kecuali hati yang bersih.

  5. HR. Muslim, no. 193 – Nabi Muhammad ﷺ memiliki syafaat dengan izin Allah.

  6. QS. An-Nisa’ [4]: 69 – Bersama para nabi, shuhada’, dan shalihin.

  7. QS. Al-Mu’minun [23]: 1 – Sungguh beruntung orang-orang yang beriman.

  8. HR. Muslim, no. 1631 – Amal jariyah yang tidak terputus setelah wafat.

  9. QS. Al-Furqan [25]: 74 – Doa agar keturunan menjadi penyejuk mata.

  10. QS. Ar-Ra‘d [13]: 28 – Dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.


      By. M. Abdul Azis Semarang Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar