Doa Kebaikan dan Keberkahan untuk Para Masyaikh dan Dzurriyahnya
Bismillāhirraḥmānirraḥīm.
Alḥamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn, hamdan syākirīn, hamdan nā‘imīn, hamdan yuwāfī ni‘amahu wa yukāfi’u mazīdah.
Allāhumma ṣalli wa sallim wa bārik ‘alā Sayyidinā Muḥammad, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma‘īn.
Ya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
pada saat ini kami menengadahkan tangan,
menyambung doa-doa kebaikan yang telah kami panjatkan sebelumnya—
doa keberkahan hidup, kemudahan urusan, kelapangan rezeki, kemanfaatan ilmu,
keselamatan dunia dan akhirat,
serta doa untuk para guru, para leluhur, dan orang-orang shalih—
kami khususkan untuk para masyaikh dan sesepuh kami:
Simbah KHR. Muhammad Sanusi Sekalian,
KH. Muhammad Rois Sekalian,
K. Muhammad Salim Sekalian,
Mbah Yunus Sekalian,
Mbah Zaenuri Sekalian,
K. Masduki bin Yunus,
M. Lutfil Khakim bin Masduki,
Abdul Khalim bin Masduki,
serta seluruh dzurriyah dan keturunan mereka sampai hari kiamat.
Ya Allah,
jika mereka telah Engkau panggil menghadap-Mu,
maka jadikan kubur mereka taman dari taman-taman surga,
lapangkan, terang-benderangkan, dan penuhkan dengan rahmat dan ridha-Mu.
Turunkan kepada mereka cahaya Al-Qur’an, cahaya dzikir, cahaya sholawat,
dan cahaya amal jariyah yang terus mengalir.
Ampuni dosa mereka,
terima seluruh amal ibadah, dakwah, pengajaran, dan pengorbanan mereka.
Jadikan setiap huruf ilmu yang pernah mereka ajarkan
menjadi pahala yang terus hidup dan bertambah.
Ya Allah,
sebagaimana doa-doa kami sebelumnya untuk keberkahan ilmu dan kemanfaatannya,
maka wariskanlah ilmu yang manfaat kepada seluruh dzurriyah mereka.
Jadikan keturunan mereka:
ahli ilmu,
ahli hikmah,
ahli Al-Qur’an,
ahli dzikir,
ahli ibadah,
ahli sholawat,
ahli sedekah,
ahli kebaikan,
dan ahli khidmah kepada umat.
Ya Allah,
jadikan Al-Qur’an sahabat hidup mereka,
cahaya hati mereka,
penuntun langkah mereka,
penolong di alam kubur mereka,
dan syafaat di hari kiamat mereka.
Sebagaimana doa-doa kami sebelumnya untuk kemudahan urusan,
maka mudahkan seluruh urusan dzurriyah mereka:
urusan agama, keluarga, rezeki, pendidikan, perjuangan, dan pengabdian.
Bukakan pintu-pintu kebaikan dari arah yang tidak disangka-sangka.
Jauhkan dari fitnah zaman, fitnah harta, fitnah jabatan, dan fitnah perpecahan.
Ya Allah,
jadikan mereka jiwa-jiwa yang Engkau pilih dalam barisan orang-orang beruntung,
beruntung imannya, beruntung amalnya, beruntung ilmunya, beruntung rezekinya,
beruntung hidupnya, dan beruntung akhir hayatnya.
Hubungkan doa ini dengan doa-doa kami terdahulu
tentang persatuan hati, keselamatan masyarakat, keberkahan lembaga,
keberhasilan santri dan anak didik,
serta keselamatan kampung dan generasi—
alirkan seluruh pahala dan keberkahannya
kepada para masyaikh dan dzurriyah mereka.
Ya Allah,
jadikan keturunan mereka penjaga agama-Mu,
penyeru kebaikan,
penguat persaudaraan,
penyejuk umat,
dan penerus perjuangan para ulama.
Jika ada di antara dzurriyah mereka yang lemah, kuatkan.
Jika ada yang jauh, dekatkan kepada-Mu.
Jika ada yang lalai, bangunkan hatinya.
Jika ada yang sedang mencari jalan, tunjukkan jalan lurus-Mu.
Ya Allah,
sebagaimana doa kami di bulan-bulan mulia—Rajab, Sya’ban, Ramadhan, Syawal—
dan di waktu-waktu mustajab,
satukan seluruh keberkahannya
untuk para masyaikh ini dan seluruh keturunannya sampai hari kiamat.
Jadikan amal mereka amal yang diterima,
perjuangan mereka perjuangan yang diberi balasan terbaik,
dan nama mereka tetap harum di langit dan di bumi
karena ilmu, adab, dan keikhlasan.
Ya Allah,
kumpulkan mereka kelak bersama Rasulullah ﷺ,
bersama para nabi, shiddiqin, syuhada, dan shalihin.
Masukkan mereka ke dalam golongan hamba-hamba pilihan-Mu
tanpa hisab yang memberatkan dan tanpa azab yang menyakitkan.
Turunkan keberkahan ini pula kepada guru-guru mereka,
keluarga mereka, murid-murid mereka,
pecinta mereka, dan orang-orang yang mengambil manfaat dari ilmunya.
Rabbighfir lahum warḥamhum
wa j‘al qabrahum raudhah min riyādhil jannah.
Waj‘al dzurriyyatahum dzurriyyatan shāliḥah mubārakah
ilā yaumil qiyāmah.
Rabbana ātinā fid-dunyā ḥasanah,
wa fil-ākhirati ḥasanah,
wa qinā ‘adzāban nār.
Wa ṣallallāhu ‘alā Sayyidinā Muḥammad
wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma‘īn.
Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn 🤍