Assalamu 'alaikum wr.wb

Assalamu alaikum Wr.Wb , Selamat Datang. Terima kasih telah Mengunjungi Blog ini, Semoga ada manfaatnya bagi diri pribadi dan pembaca, amien.

“Jika tindakan Anda memberi INSPIRASI bagi orang lain untuk bermimpi lebih, belajar lebih, melakukan lebih, dan MENJADI LEBIH, Anda adalah seorang LEADER”.

(John Quincy Adams)

Kepada pengunjung yang ingin “Meng-copas” atau Men-Share tulisan yang ada di blog ini dipersilahkan.
Selamat Menikmati dan Jangan Lupa Untuk meninggalkan jejak DI SINI Ya…

Jumat, 01 Mei 2026

PP. Ibrohimiyyah Mengadakan Tasyakuran Khotmil Qur'an yang Ke-31

 

Dok. Khataman Santri 2026


*Tasyakuran Khotmil Qur’an yang Ke-31 Ponpes Ibrohimiyyah Brumbung Mranggen Demak Jateng di padati Ribuan Jama'ah

**Demak** – Ribuan jamaah memadati Pondok Pesantren Ibrohimiyyah Brumbung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (1/5/2026) malam. Mereka menghadiri Tasyakuran Khotmil Qur’an yang rutin digelar setiap dua tahun sekali oleh pesantren tersebut.

Sejak selepas Maghrib, jamaah mulai berdatangan dari berbagai daerah, di antaranya Demak, Semarang, dan Grobogan. Mereka memenuhi area pesantren hingga meluber ke jalan desa di sekitar lokasi kegiatan.

Acara ini dihadiri oleh keluarga santri, masyarakat umum, serta jamaah pengajian thoriqoh yang berafiliasi dengan Ponpes Ibrohimiyyah. Kehadiran ribuan peserta membuat suasana berlangsung khidmat sekaligus semarak.

Pada tahun ini, tasyakuran diikuti ratusan santri putra dan putri yang telah menyelesaikan khataman Al-Qur’an dalam tiga kategori, yakni juz amma, bin-nadzor, dan bil ghoib. Para santri kemudian mengikuti prosesi wisuda dan menerima syahadah di hadapan keluarga mereka.

Suasana haru mewarnai prosesi tersebut. Sejumlah orang tua tampak menitikkan air mata saat menyaksikan anak-anak mereka naik ke panggung. Momen tersebut juga diabadikan sebagai bentuk kebanggaan atas capaian para santri.

Pengasuh Pesantren Tahfidh Yanbuul Qur’an Kudus, KH Ulil Albab Arwani, dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur’an sebagai bekal kehidupan di masa depan.

“Anak-anak harus kita dekatkan dengan Al-Qur’an. Bekal ini yang akan menuntun mereka saat dewasa,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia menegaskan, keberhasilan khataman bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menjaga serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, peran orang tua dan para pengajar sangat penting dalam mendampingi proses tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH Taj Yasin Maimoen, turut hadir dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi Ponpes Ibrohimiyyah yang konsisten mencetak generasi penghafal Al-Qur’an.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bonus khusus kepada santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz. Kebijakan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para jamaah.

“Santri penghafal Al-Qur’an adalah aset daerah. Negara wajib hadir memberi penghargaan agar semangat mereka terus menyala,” kata Taj Yasin.

Salah satu jamaah asal Semarang, Nur Afifah, mengaku terharu karena cucunya mengikuti khataman bin-nadzor dalam acara tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, tidak hanya sebagai syiar Al-Qur’an tetapi juga melatih mental anak untuk tampil di depan umum.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para masyayikh serta lantunan sholawat. Usai acara, ribuan jamaah meninggalkan lokasi dengan tertib, sementara Ponpes Ibrohimiyyah menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi pendidikan Al-Qur’an dan mempererat hubungan dengan masyarakat umum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar