Apakah orang yang telah mabuk cinta menyangka bahwa api cinta dapat di tutupi nyalanya,di antara tetesan air mata dan hati yang terbakar membara?
Bacalah catatanku ini seolah - olah engkau melihatku, jika kau tak merasa melihatku maka aku yang melihatmu.
Ku tulis untaian kata untukmu, sementara air mataku terus bercucuran dan air mata itu tak henti -
hentinya, bila engkau merasa rindu maka sebutlah namaku,barangkali engkau akan menemu kanku dalam tidurmu memimpikanku.
Hai angin tolong...... Sampaikan salamku untuk kekasihku nan cantik jelita, katakaan padanya bahwa aku rindu dan tetap miliknya. Rasa rindu akan kekasih membuat diriku resah dan gelisah, hingga badanku kurus dan kering laksana huruf alif yang tidak berharokat karna jauh darinya.
Kasihku........kapan kau singgah di rumahku dengan hati yang ria, karna aku sangat ingin ketemu denganmu kasih.......
Wahai kasihku......kapankah tidurku dan tidurmu bisa berkumpul? Sedangkan hatiku lara bila mengingat kebaikanmu.
Bila aku berbaring seorang diri di kamarku, seketika itu juga terlintas bayangmu dalam hatiku.
Wahai burung bangau, siapakah diantara kalian yang mau meminjamkan sayapnya?
supaya aku bisa terbang menuju orang yang aku sayang.
Bila engkau rindu daku maka, pandanglah fotoku selalu,karna itu sebagai obat penawar rindu.
Andai kau tau akan rindu dan cintaku padamu, maka demi tuhan,air matamu akan bercucuran.
Salam Min ba'id ya mar ati......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar