Muslim yang baik tentu tidak mau terjebak mengikuti pendapat shakespeare yang mengatakan
" Apalah arti sebuah nama ". Karna menurut pandangan islam, nama justru memiliki arti tersendiri
yang sangat penting, baik di hadapan sesama manusia maupun di hadapan Allah sang pencipta.
Nama tidak hanya berfungsi sebagai panggilan di dunia, tetapi juga di akhirat. Ia merupakan identitas diri yan paling hakiki, mengandung unsur doa dan harapan serta dapat membentuk kepribadian tertentu bagi si empunyanama.
1. Identitas diri yang paling hakiki
Dengan nama orang yang satu dengan yang lainnya dapat di bedakan, sehingga dapat memudahkan sesama manusia dalam berkomunikasi. Ia juga membedakan masing-masing orang di hadapan Allah. Allah akan memanggil setiap hamba berdasarkan namanya masing-masing.
2. Sebagai doa dan harapan
Betapapun pengaruhnya pendapat shakespeare terhadap perkembangan zaman, namun nama tetap sebagai doa dan harapan seseorang.
3. Pembentuk sebuah kepribadian
Nama juga mempunyai arti penting sebagai pembentuk sebuah kepribadian. Nama yang selalu melekat pada diri si empunya nama, niscaya akan mensupport untuk berbuat dan berprilaku
sesuai dengan makna apa yang terkandung di dalam nama tersebut. Pada gilirannya nanti, perbuatan dan prilaku itu akan menjelma sebuah kepribadian yang tidak jauh dari kandungan makna namanya.
Nama-nama yang termasuk dalam kategori nama yang baik ialah nama-nama yang :
1. Menggunakan nama Rosulullah Saw.
2. Menggunakan nama para nabi dan rosul.
3. Bermaksud kebaikan positif dalam islam, sekalipun tidak berbahasa arab.
" Muliakanlah anak-anak kalian dan berilah mereka nama yang baik.(HR. Ibnu Majah)